Doa Nabi Isa Dan Nabi Syu’Aib
Menurut keterangan hebat tafsir, setelah melakukan shalat dua rakaat, Nabi Isa menundukkan kepalanya sambil menangis dan berdoa dengan doa ini:
اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لأوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيرُ الرَّازِقِينَ
“Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, ialah bagi orang-orang yang kini bersama kami maupun yang tiba setelah kami, menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki”. (QS. Al-Ma'idah/5: 114)
Menurut keterangan hebat tafsir, Nabi Syu‘aib setelah frustasi mengajak kaumnya beriman, dia berdoa dengan doa ini:
رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ
“Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.” (QS. Al-A‘raf/7: 89)
Wallahu A’lam
Oleh: Saifur Ashaqi
Sumber: Buku Kumpulan Shalawat dan Khasiatnya karya KH.M. Ali Chasan Umar

Comments
Post a Comment